Tak Menulis, Habis!!

Kritis dalam tulisan merupakan salah satu kemampuan dan skillset yang dipersiapkan oleh jurusan atau program studi Hubungan Internasional pada umumnya. Walaupun tidak menjadi jurnalis atau akademisi, kemampuan menulis sangat dikedepankan dalam dunia kerja, bukan hanya sekedar menghasilkan tulisan tapi melatih logika dan kemampuan berbicara anda.

Kemampuan bicara? Lho, kok bisa? Iya, karena orang yang terlatih menulis biasanya dapat mengemukakan pendapatnya secara sistematis, meyakinkan, dan bisa menggunakan banyak istilah dan kosa kata dalam tuturnya. Ini namanya kecerdasan verbal. Kemampuan berbahasa dapat meningkatkan nilai anda dalam pergaulan sosial maupun akademis, karena di dalam bahasa yang anda gunakan, terdapat cerminan etika dan kecerdasan sosial anda.

Tentunya, kemampuan kritis yang harus ditekankan, bukan kemampuan asal lempar komentar atau adu urat syaraf saja.

Untuk mulai belajar menulis, anda dapat menulis weblog seperti situs ini, baik berupa kisah sehar-hari atau kajian mengenai minat akademik anda. Salah satu mantan mahasiswa saya di suatu universitas di Jakarta sepertinya mulai merintis minat kritisnya dalam kajian keamanan.

Silahkan klik link Рnya di sini http://catatanfranda.blogspot.com/2014/12/mengapa-mahasiswa-indonesia-perlu.html

Berikut ini ialah blog kumpulan tulisan rekan saya yang kesemuanya telah dimuat dalam media nasional maupun internasional http://omaana.blogspot.com/

Menulis adalah salah satu cara untuk selalu dikenang oleh masyarakat, kalau bukan untuk keluarga dan juga pencapaian pribadi. Dengan menulis sebagai salah satu bukti eksistensi dan kecerdasan Anda, maka anda telah meninggalkan jejak untuk dikenang. Jangan sampai dalam sekali hidup anda ini, anda tidak pernah menerbitkan satupun publikasi, majulah, supaya ingatan tentang anda tidak langsung habis!!!

Leave a Reply