RSS
 

info KRS Semester Ganjil 2019/2020

31 Jul

Mahasiswa melakukan pengisian KRS secara online hingga tanggal 9 Agustus 2019 sebelum pukul 12.00, serta wajib memberikan pesan secara langsung pada saya apabila sudah selesai mengisi KRS Online.

Tatap muka untuk konsultasi diselenggarakan pada tanggal 7-9 Agustus 2019 pukul 08.00-16.00 di ruang dosen PS Hubungan Internasional, dengan membawa dokumen yang diperlukan. Mahasiswa yang memiliki IPK di 3,00 ke atas dapat mewakilkan dokumentasi KRS kepada sesama bimbingan akademik saya dengan melampirkan surat kuasa. Jika sudah selesai seluruh proses, maka dapat menandatangani daftar hadir. Jika membutuhkan rangkap dokumen KHS atau transkrip bagi mahasiswa lama juga dipersilahkan mendapatkan pelayanan pada tanggal tersebut. Bagi mahasiswa yang IPK sementara nya di bawah 3,00 wajib datang sendiri tanpa perwakilan. Konsekuensi jika tidak hadir tatap muka bagi mahasiswa IPK di bawah 3,00 ialah tidak mendapatkan validasi KRS.

Untuk pertanyaan terkait dengan teknis dan alur KRS, dapat menghubungi tim administrasi PS Hubungan Internasional.

 

Salam,

EW

 

Nilai Akhir Semester Genap 2018/2019

09 Jun

 

Konfirmasi nilai harus datang sendiri di jam kerja sebelum pukul 12.00 antara tanggal 10-13 Juni 2019.

  1. Politik Bantuan Luar Negeri A-IHI-6 klik di sini
  2. Politik Lingkungan Global A-IHI-6 klik di sini
  3. Transnasionalisme I-IHI-6 klik di sini
  4. Transnasionalisme A-IHI-6 klik di sini

 

 
 

MK Politik Bantuan Luar Negeri 2018/2019

24 Jan

tes

berikut ini ialah bahan perkuliahan

  1. Silabus dan Kontrak Kuliah klik di sini
  2. Perdebatan dalam bantuan luar negeri klik di sini
  3. Aid and Development Finn Tarp_Aid and Development dan Political Theory of Foreign Aid political theory of foreign aid
  4. Foreign Aid and Diplomacy (Lancaster) klik di sini dan The Shifting Politics of Foreign Aid klik di sini
  5. Foreign Aid and Development Lesson Learnt and Directions for the Future klik di sini
  6. The World Bank’s Socio-institutional Neoliberalism klik di sini ; Foreign Aid an Introduction to US Programs and Policy klik
  7. NGO : Too Close to Comfort (Hulme) klik di sini
  8. UTS
  9.  Strategi Bantuan Luar Negeri
 
 

MK Transnasionalisme 2018/2019

24 Jan

tes.

berikut ini ialah bahan mata kuliah Transnasionalisme semester genap 2018/2019.

  1. Silabus dan kontrak kuliah klik di sini
  2. Territoriality klik di sini , Transnational Reader   , Transnational Politics an Introduction
 
 

Pengurusan Kartu Rencana Studi Semester Genap 2018/2019

01 Jan

Selamat menyambut tahun baru yang penuh kesuksesan serta semester baru yang penuh kegembiraan.

Pelajari dengan baik alur pengurusan KRS yang sudah termuat di website FISIP UB dan juga di papan pengumuman PS Hubungan Internasional. Segala pertanyaan yang bersifat teknis sudah dapat terjawab di dalam alur tersebut. Jadwal konsultasi KRS saya untuk semua angkatan ialah

9 sampai 11 Januari 2019

Berikut ini peraturan dan jadwal saya

  1. Konsultasi dilayani antara jam 10.00-16.00
  2. Silahkan menyiapkan seluruh persyaratan secara mandiri tanpa melibatkan orang tua atau kerabat. Seluruh mahasiswa wajib datang jika tidak berhalangan, terlebih mahasiswa baru.
  3. Periode KRS ini dapat juga dimanfaatkan untuk penghapusan mata kuliah bagi mahasiswa lama.
  4. Mahasiswa memprogram KRS secara online dan harus mendapatkan validasi dosen pembimbing akademik. Bagi yang tidak melakukan konsultasi tatap muka, validasi akan saya tunda hingga kewajibannya dipenuhi.
  5. Mahasiswa yang IPK sementara nya di bawah 3,00 wajib menjalani konsultasi.
  6. Seluruh mahasiswa bisa mendapatkan kartu kendali transkrip nilai beserta seluruh keperluan (rangkap 2) di bagian administrasi PS Hubungan Internasional dan mencetak sendiri KHS dan KRS nya.
  7. Seluruh proses konsultasi harus melalui proses tatap muka, kecuali yang berhalangan mendesak atau sedang magang.
  8. Mata kuliah yang diprogram dalam KRS harus sudah berstatus “telah disetujui” baru dapat dicetak dan ditandatangani.
  9. Mahasiswa angkatan 2018 menyiapkan map plastik hijau tua berpenjepit kertas dan memasukkan semua berkas yang diwajibkan ke dalam map tersebut dalam rangkap dua.
  10. Berkas yang tidak lengkap tidak akan diproses.
  11. Kartu hasil studi (KHS) harap digandakan sebanyak-banyaknya yang dibutuhkan untuk berbagai keperluan mahasiswa maupun keperluan arsip di masa depan.
  12. Di luar periode KRS, dosen pembimbing akademik tidak dapat memberikan tanda tangan dan melakukan konsultasi.

Semoga beruntung untuk semester berikutnya.

 

 

Nilai Perkuliahan Semester Ganjil 2018/2019

13 Dec

Berikut ini rekapitulasi nilai semester ganjil. Tidak ada kebijakan untuk mengganti nilai yang dirasa tidak memuaskan dengan tugas lain, ataupun dengan negosiasi nilai.

  1. Politik Kerja Sama Internasional A-IHI-5 klik di sini
  2. Politik Kerja Sama Internasional B-IHI-5 klik di sini
  3. Sejarah Diplomasi Republik Indonesia klik di sini
  4. Politik & Pemerintahan China B-IHI-5 klik di sini
  5. Politik & Pemerintahan China A-IHI-5 klik di sini
 
 

MK Politik Kerja Sama Internasional

24 Aug

Harap semua mahasiswa mengunduh bahan bacaan dan silabus di bawah ini

SILABUS 2015-POLKI-RPKPS student

  1. Pertemuan 2 02 – Achieving Cooperation under Anarchy Strategies and Institutions dan 02 – Rational Theory of International Politics_ The Logic of Competition and Cooperation-Princeton University Press (2010)
  2. Pertemuan 3 03 – Conflict, Settlement, and The Shadow of the Future
  3. Pertemuan 4 04 – Game Theory and Comparative Politics New Perspectives and Old Concerns, 04 – Some Effects of Target Cooperation and Reciprocated Promises on Conflict Resolution 04 – The Game Theory of International Politics
  4. Pertemuan 5 05 – Structural Realism & The Regime Theory 05 – Social theory of international politics 05 – Theories of International Regime
  5. Pertemuan 6 06 – evolution of cooperation 06 – Reciprocal Measures for Arms Stabilization 06 – Reciprocity in International Relations 06 – The Power of Reciprocity Fairness, Reciprocity, and Stakes in Variants of the Dictator 06 – Response to Strategy and communication in an Arms Race Disarmament Dilemma
  6. Pertemuan 7 07 – Diplomacy and Domestic Politics The Logic of Two-Level Games 07 – Structure Matters
  7. Pertemuan 8 UTS
  8. Pertemuan 9 09 – Domestic Politics and Dynamic Issue Linkage A Reformulation of Integration Theory 09 – Why Collaborate Issue-Linkage and International Regimes 09 – Issue Linkages in International Crisis Bargaining
  9. Pertemuan 10 Christopher K. Lamont,
  10. Pertemuan 11 11 – Sources of Transparency 11 – Oran Young – Institutional Interplay
  11. Pertemuan 12 12 – The Dark Side of The Future 12 – Vertical Interplay among Scale-dependent Environmental and Resource
  12. Pertemuan 13 14 – The False Promise of International Institution
  13. Pertemuan 14 15 – Diffusion of Liberalism 15 – How Ideas Spread Whose Norms Matter Norm Localization and Institutional Change in Asian

selesai.

 
 

My Academic Activities

06 Dec

As an academic, I am trying to improve the experience and quality of the teaching, learning, as well as research activities. As previously elaborated in the last post about my research interests, I’ll hereby attach some photos as a proof of my endeavor. This is mainly directed to myself to keep contributing in the field. If you ever found myself discouraged in the process, please lift me up! 😀

 

 
 

My Research Interests : Introduction

13 Nov

Hello students and colleagues!

Terdapat ungkapan ala ala motivator, jika ingin produktif, maka kita harus menyusun dan menetapkan target kita. Dengan demikian maka segala upaya kita pun dapat lebih terarah. Target-target tersebut akan berjalan jika bersifat realistis, dalam artian sebuah aspek yang bisa kita kendalikan, serta juga didukung oleh sumber daya yang memadai. Tak lengkap rasanya jika target tersebut belum menemukan para kolaborator yang sejalan, karena pada dasarnya kesuksesan akan sebuah pencapaian tidak lepas dari dukungan rekan kerja kita. Rekan kerja tersebut saya maknai dalam arti luas, bukan sebatas di dalam institusi kerja saya saja namun juga mereka dan kalian yang menekuni bidang yang sama dengan saya.

Saya memulai kuliah sarjana saya di tahun 2005, kemudian menamatkan pendidikan pasca sarjana saya yang pertama di awal tahun 2012. Dalam pergumulan akademis dan sosial saya selama periode tersebut, saya telah menemukan minat dan topik studi saya, yang berangkat dari kegelisahan saya sehari-hari. Saya banyak membaca tentang kelangkaan sumber daya alam, ketersediaan pangan, pencemaran, kekeringan, pemborosan, serta hidup yang saya jalani semasa belajar mempertemukan saya dengan banyak masalah riil dan strategis seperti hal tersebut yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Akar masalahnya : sifat manusia yang serakah, dan keserakahan ini difasilitasi sekaligus dipolitisasi bahkan oleh negara.

Pada saat saya menjalankan kuliah pasca sarjana, saya juga sempat bekerja di sebuah lembaga internasional yang cukup menjadi favorit mahasiswa hubungan internasional pada umumnya. Setelah periode kontraknya berakhir, saya pun bergabung dengan sebuah lembaga riset di alma mater saya ketika itu, dengan proses perekrutan lewat Twitter. Betul-betul tidak profesional sekali, kan? Saya juga kurang paham kenapa dulu saya “diangkut” 🙂 Saya pikir saya cuma akan dieksploitasi, dan itu benar. Tapi, saya beruntung mendapatkan banyak kesempatan penelitian hingga kajian multidisiplin dengan metodologi ajaib yang memaksa saya belajar lebih keras di sela-sela perkuliahan yang sering kali saya tinggalkan demi pekerjaan ini.

Saya diperkenalkan dengan kesempatan-kesempatan dan relasi yang tak kalah ajaib dan membuka wawasan saya. Para peneliti senior memperkenalkan saya dengan kajian politik energi, politik kebijakan keuangan dan pembangunan, penguatan masyarakat sipil, plus meneliti dibimbing mereka-mereka yang secara langsung berkecimpung di dalamnya. Saya memutuskan untuk terus berkarir di dunia akademik, mulai mengangkat dan mengusulkan beberapa proposal penelitian yang terkait dengan hal-hal yang menjadi minat akademis saya selama belajar.

Ok, saya pikir di bidang inilah saya bisa produktif dan menetapkan target yang realistis bagi pengembangan diri dan akademik saya. Di sisi lain, saya tetap bisa menjawab kegelisahan saya tentang sifat manusia yang serakah itu, terlebih karena juga menyangkut hal-hal yang dekat dengan keberlangsungan hidup kita. Lebih dalam lagi, jika kita mengambil topik yang “membumi” maka kita akan lebih dekat dengan solusi sebuah permasalahan.

Saya dan kita semua adalah bagian dari problem kemanusiaan, lingkungan hidup, dan segala macam konflik yang timbul karenanya. Namun kita juga bisa menjadi solusinya. Dimulai dari hal-hal yang terjangkau dulu.

Menurut saya, hal yang terjangkau, pertama ialah pembangunan masyarakat lewat organisasi dan mobilisasi, karena jumlah penduduk kita banyak, banyak juga yang hebat-hebat namun kurang bersatu dan terorganisasi. Kedua, pembangunan energi dan lingkungan, karena sumber daya ini sangat fundamental untuk hajat hidup orang banyak dan juga industrialisasi ekonomi, namun kondisi ini terus dirusak oleh berbagai faktor dan meningkatkan dependensi kita pada pihak lain, terutama pada kepentingan pasar. Ketiga, memperbaiki cara berpikir tentang pembangunan internasional yang harus mengarah pada pembangunan negara berkembang hingga skala mikro. Pembangunan selalu dimaknai pada skala makro dan berhenti hanya pada infrastruktur tanpa memerhatikan keunikan sosiologis dan kultural masyarakat atau local wisdom.

Mahasiswa, termasuk saya dulu, gampang sekali takjub tentang posisi jabatan di lembaga internasional, ingin jadi diplomat, traveling keliling dunia dan terlibat dalam berbagai kegiatan yang merepresentasikan negara kita. Namun setelah berhadapan langsung dengan masyarakat, banyak mahasiswa yang gagap dan asing berinteraksi dengan masyarakatnya sendiri. Pembelajaran hanya berhenti di kelas dan di event-event berskala internasional tanpa kita sendiri pernah berpengalaman melihat kondisi langsung keberagaman bangsa kita, alih-alih kontak dengan permasalahan riil yang menghinggapi kelompok paling rentan dalam keseharian kita.

Saya pikir saya harus duluan menjadi akademisi yang membumi, punya relasi bagus dengan masyarakat sekitar baru kemudian mengejawantahkannya dalam kajian-kajian hubungan internasional yang berbasis pada masalah masyarakat, bukan lagi negara saja. Baru kemudian bisa menuturi peserta didik secara orisinil, dari hasil kajian dan sesuai refleksi saya sendiri, yaa itu cara saya memosisikan diri sesuai dengan kemampuan dan visi saya sendiri. Selama saya bisa menjangkaunya saja maka akan saya lakukan.

Post ini merupakan pengantar awal motivasi penelitian akademis saya, tentang bagaimana saya tertarik kepada topik yang saya tekuni saat ini. Saya harap saya akan selalu punya jejak untuk menjadi pengingat akan fokus penelitian saya. Saya tidak akan terlalu banyak mengikuti perkembangan topik yang tidak langsung terkait dengan ketiga minat saya tersebut untuk kepentingan meningkatkan keahlian, meskipun sampai sekarang belum juga jadi ahli, hehehe..

Semoga ada waktu untuk menjabarkannya, semoga mahasiswa jadi memiliki bayangan tentang judul tugas akhir ataupun inspirasi tentang pilihan karier. Bagi sesama akademisi, pegiat organisasi masyarakat sipil, pengambil kebijakan, dan praktisi industri, semoga juga berkenan berkolaborasi.

Tunggu posting berikutnya yah… 🙂

 
 

Pengurusan Kartu Rencana Studi Semester Genap 2015/2016

25 Jan

Salam,

Dengan ini saya umumkan kepada seluruh mahasiswa Bimbingan Akademik saya untuk mengurus Kartu Rencana Studi (KRS) pada tanggal di bawah ini :

1-4 Februari 2015 pukul 08.00 – 16.00

KRS ialah proses yang wajib dijalankan oleh dosen dan mahasiswa. Jadwal ini disusun dengan pertimbangan beberapa hal, di antaranya adanya rapat fakultas dan program studi, ujian skripsi, serta agenda persiapan penelitian saya. harap menyesuaikan peraturan sebagai berikut :

  1. Silahkan menyiapkan seluruh persyaratan secara mandiri dan saya mengapresiasi jika tidak melibatkan orang tua atau kerabat dalam pengurusannya karena mahasiswa dianggap sudah dewasa. Seluruh mahasiswa wajib datang jika tidak berhalangan.
  2. Mahasiswa baru angkatan 2015 datang pukul 08.00-11.00
  3. Mahasiswa 2014 dan 2013 mulai jam 11.00-12.00 dan 13.00-16.00 harap pembagian jam ini ditaati.
  4. Segala macam kontak dan pertanyaan melalui pesan singkat, sms, telepon, dan surat menyurat tidak saya layani. Mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai KRS di akademik dan rekan seangkatan/ kakak angkatan/ website Fisip UB.
  5. Berkas yang tidak lengkap tidak akan diproses. Kartu hasil studi (KHS) harap digandakan sebanyak yang dibutuhkan.
  6. Khusus angkatan 2015 diharapkan wajib membawa map plastik berpenjepit berwarna hijau dan fotocopy KTP orang tua/wali.
  7. Mahasiswa yang ber IPK sementara di bawah 3 wajib melaksanakan bimbingan KRS kecuali keadaan mendesak. Jika menitipkan, saya tidak akan memeriksanya.
  8. Semoga beruntung di semester berikutnya.

Salam,

EW